Categories
Uncategorized

Hunter x Hunter: Anime yang Menabrak Tabu dan Menyingkirkan Klise

https://www.lacasitatapaswinebar.com/

Halo wibutachi, kali ini admin anoboy indonesia akan memberikan penjelasan mengenai daya tarik yang didapat setelah menonton Hunter x Hunter di situs anoboy https://www.lacasitatapaswinebar.com/.

Anime ini sendiri diadaptasi dari manga dengan judul yang sama dari karangan mangaka Yoshihiro Togashi sejak tahun 1999. Kemudian anime ini sendiri mengalami hiatus panjang sehingga akhirnya diremake ulang pada 2011 oleh studio Madhouse.

Akan tetapi setelah selesai tayang pada tahun 2014 sebanyak 148 episode, anime ini pun mengalami libur panjang lagi hingga saat ini. Meski begitu, saya akan menjabarkan kenapa kalian wajib banget menonton anime yang satu ini.

Anime ini sendiri bercerita tentang bocah bernama Gon yang berusia 12 tahun yang ingin mencari ayahnya yang sudah dia kira meninggal. Akan tetapi, ternyata Bibi Mito memberitahu bahwa ayahnya hanya pergi meninggalkannya untuk menjalani profesinya sebagai hunter.

Meski dititipkan pada bibinya, Gon sendiri merasa tidak ditelantarkan oleh ayahnya. Dia malah menghormati keputusan sang ayahnya untuk mencapai impiannya dan menemukan tempat-tempat bersejarah di penjuru dunia.

Inilah yang menjadi poin pertama dari daya tarik anime ini. Karena dalam norma masyarakat pada umunya, seorang orang tua yang meninggalkan anaknya demi ambisi pribadi merupakan hal yang sangat tabu di masyarakat sekarang ini. Akan tetapi, melihat sikap Gon tersebut kita dapat melihat suatu sikap tolerasi yang begitu kuat pada ayahnya ini.

Selain itu sikap ayahnya Gon, Ging juga merupakan sebuah hal yang tabu dalam kehidupan rumah tangga. Premisi ini yang menjadi sebuah klise dalam pengangkatan sebuah alur cerita. Biasanya hal tabu yang sering diangkat dalam suatu kisah rumah tangga hanyalah seputar masalah seks, keuangan, dan perselingkuhan saja.

Hunter yang ada dalam dunia Hunter x Hunter adalah sebauh profesi pemburu dalam hal apa pun, baik itu tempat bersejarah, pelaku kriminal, hewan langa, dan lainnya. Dan pemburu ini telah mendapatkan lisensi remsi dari Asosiasi Hunter di mana pemburu yang memiliki lisensi ini hampir memiliki imun terhadap beberapa hukum di dunia ini. Ini dikarenakan hanya ada 1 dari 1000 orang saja yang mungkin bisa lulus dalam ujuan hunter yang diadakan Asosiasi Hunter ini.

Ketika mengikuti ujian tersebut, Gon bertemu dengan 3 orang lainnya dan nantinya akan berujung jadi sahabat seperjalanan. Mereka ini bernama Killua, Kurapika, dan Leorio. Meski baru ketemu dalam ujian hunter, eratnya persahabatan mereka sendiri bukanlah sekedar hisapan jempol biasa.

Singkat cerita mereka berempat lulus dalam ujian hunter tersebut. Akan tetapi, sayangnya mereka harus berpisah demi menggapai tujuan masing-masing. Kurapika sendiri sedang mencari suatu kelompok yang telah membantai sukunya. Leorio sendiri mulai melanjutkan sekolah kedokterannya. Sementara Gon berambisi untuk menemukan ayahnya dengan didampingi oleh Killua. Singkat cerita, persahabtan kedua bocah itu menjadi semakin erat dan akhirnya mereka melakukan latihan bersama supaya bisa menjadi lebih kuat lagi.

Mengenai persahabatan antar bocah dalam dunia nyata sendiri hampir tidak ada, karena dalam usia segini masih belum terpikirkan solidaritas tanpa pamrih terhadap temannya. Terlebih di sini ada sikap Gon seorang bocah yang mampu berpikir jernih ketika dalam menerjang bahyaa.

Selain adanya persahabatan, dalam serial ini juga dimasukkan unsur kegerian. Di mana setiap arc sendiri terdiri dari total 6 arc yang akan membawamu menyelam lebih dalam mengenai dunia hunter x hunter ini. Disiratkan juga bahwa yang namanya pembunuhan dan kematian bisa terjadi kapan saja dan di mana saja dalam seri ini.

Hal menarik lain dalam anime ini adalah tidak adanya kepastiakn menang dalam setiap pertarungan yang dilakukan Gon. selain itu, Gon sering kali dibuat merasa kewalahan melawan musuh kuat yang baru dia jumpai dan terkesan masih belum mampu untuk dilawan olehnya. Dalam setiap adegan ini, penonton sendiri sengaja dibuat kasihan terhadapnya karena masih belum mampu menghadapi lawannya, tapi sudah terdesak lagi saja.